Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Blusukan Prabowo pengaruhi kenaikan elektabilitas Anies-Sandi

Blusukan Prabowo pengaruhi kenaikan elektabilitas Anies-Sandi Prabowo kampanye anies-sandi di Pinang Ranti. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perhelatan Pilgub DKI 2017 tinggal empat hari lagi. Sejumlah cara pun telah dilakukan oleh tiga pasangan cagub dan cawagub untuk dapat meraih simpati warga ibu kota.

Termasuk, menurunkan 'jagoan-jagoan' mereka bertemu warga Jakarta. Rupanya, strategi ini dianggap berpengaruh terhadap elektabilitas cagub dan cawagub.

Indonesia Survey Center (ISC) merilis hasil survei elektabilitas Agus-Sylvi, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Survei ini dilakukan rentang waktu 1 - 4 Februari 2017.

Direktur Indonesia Survey Center (ISC) Saif Saefudin mengatakan, hasil survei menyatakan Anies-Sandi memimpin dengan 42,13 persen, disusul pasangan Ahok-Djarot 29,42 persen, dan Agus-Sylvi 22,57 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan 5,88 persen.

Hasil survei ISC itu juga menyimpulkan 3 hal penting. Pertama, dukungan kepada Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi mengalami penurunan karena sebagian pendukung mereka tidak terlalu mantap dengan pilihannya.

"Sehingga kemungkinan beralih ke pasangan Anies-Sandi yang dianggap lebih menguasai debat publik kedua atau menunggu pasca debat publik terakhir untuk menentukan pilihan mereka," kata Saif dalam siaran persnya kepada merdeka.com, Sabtu (11/2).

Artinya, menurut Saif, swing voters lebih tinggi pada pasangan Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi, daripada Anies-Sandi.

Kedua, kenaikan elektabilitas Anies-Sandi kemungkinan juga terjadi karena manuver Prabowo Subianto yang semakin gencar dan aktif keliling Jakarta untuk membantu mengkampanyekan dukungan kepada Anies-Sandi yang mencapai titik puncak di Lapangan Banteng dan dibanjiri massa.

Ketiga, elektabilitas Anies-Sandi cenderung mengalami sedikit peningkatan karena dianggap lebih menguasai sesi debat publik kedua. Hasil survei ini juga sekaligus membuktikan bahwa pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 ternyata tetap solid mendukung Anies-Sandi di Pilgub DKI 2017

Saif mengatakan, elektabilitas Anies-Sandi meningkat dari temuan survei pada 24-26 Januari 2017, yaitu dari 41,74 persen menjadi 42,13 persen.

Sementara Ahok-Djarot sedikit mengalami penurunan dari 30,04 persen menjadi 29,42 persen. Begitu juga dengan Agus-Sylvi ada penurunan dari 24,95 persen menjadi 22,57 persen. Sedangkan yang belum menentukan pilihan mengalami peningkatan dari 3,27 persen menjadi 5,88 persen.

Menurut Saif, terlihat bahwa elektabilitas pasangan Anies-Sandi mengalami kenaikan sebesar 0.39 persen, sedangkan pasangan Ahok-Djarot dan Agus -Sylvi masing-masing terjadi penurunan sebesar 0.62 persen dan 2.38 persen.

Survei ISC dilakukan dengan responden sebanyak 691, dengan teknik multistage random sampling. Margin of error 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Wawancara dilakukan melalui tatap muka langsung dengan bantuan kuisioner. Uji kualitas dilakukan melalui spot check dengan mengambil 20 persen dari total sample. Survei dilakukan dengan biaya internal lembaga ISC.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP