Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bimbim soal konser 'Gue 2': Nurani gerakkan kami di sini, bukan uang

Bimbim soal konser 'Gue 2': Nurani gerakkan kami di sini, bukan uang Apel Nusantara Bersatu di Monas. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Sejumlah musisi papan atas Indonesia menggelar konser bertajuk 'Konser Gue 2'. Konser ini dipersembahkan untuk warga Jakarta agar bersama-sama merayakan demokrasi di Indonesia.

Konser yang digelar Ex-Driving Range Senayan, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat ini menghadirkan seniman Pendukung seperti Slank, Jay Subiakto, Marcello Tahitoe, Tompi, Once, Dian HP, Sandhy Sondoro, Kikan, Krisdayanti, PMR, Dira Sugandi, Shanty, Gita Gutawa, Project Pop, Happy Salma, Zastrouw Al Ngatawi & Orkes Kiganjur, Iwa K, dan masih banyak lagi.

"Gue tau kalo banyak sekali orang yang peduli, respect dan lihat hasil kerja nyata Ahok. Cuma untuk berani bilang sikap berani beda #gue2 dan #gueAhok itu gak gampang. Butuh nyali untuk itu," ungkap Jay Subiakto, Jumat (3/2).

Rencananya, konser ini digelar pada Sabtu, 4 Februari 2017 mulai pukul 11.30 hingga 18.00 WIB. "Pesta demokrasi harus dirayakan dengan gembira. Itulah sebabnya pemilu itu disebut pesta demokrasi. Makanya, mari kita meriahkan pesta demokrasi kita," terangnya.

Senada dengan Jay, pentolan grup Slank, Bimbim mengatakan konser ini sebagai bentuk partisipasi musisi Indonesia untuk merayakan demokrasi. Karena itu, semua artis pendukung melibatkan diri tanpa dibayar sepeserpun.

"Nurani yang menggerakkan kami di sini, bukan uang. Ini baru satu Ahok, negeri ini butuh orang pemberani dan jujur seperti Ahok. Kami perlu seribu atau mungkin sejuta Ahok untuk didukung," lanjut Bimbim.

Di tempat yang sama, gitaris Slank, Ridho menambahkan konser ini sebagai warning agar warga Jakarta segera bangkit. "Kami secara sadar mendukung Ahok, ini movement. Jakarta move on itu ya karena Ahok. Ini movement dari seniman yang pastinya akan ada movement dari sektor lain," terangnya.

Ridho menegaskan, Ahok hanya trigger untuk bersikap berani. "Kita bukan mengkultuskan Ahok dan Djarot. Dia teman yang bisa diajak ngobrol buat diskusi. Mereka ini orang yang berani lurus, berani sikat birokrasi kompleks. Persamaan Slank dan Ahok, berani bersikap, berani jujur, berani lurus, berani benar dan tidak korupsi," tutup Ridho.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP