Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Besok, DKI luncurkan bus yang terintegrasi dengan Transjakarta

Besok, DKI luncurkan bus yang terintegrasi dengan Transjakarta bus TransJakarta. merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengoperasikan bus sedang sebanyak 346 unit. Bus tersebut akan melayani warga yang tinggal di perumahan.

Rencananya pengoperasian akan dilakukan pada Rabu (5/2) dengan mengaspalkan 30 bus sebagai tahap awal. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, bus sedang ini akan diberi nama Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB).

Mengenai pengelolaan akan ditangani oleh Unit Pengelola (UP) Transjakarta. Pengoperasian awal akan dimulai di dua rute, yakni Tanah Abang-Kalibata City dengan 12 unit dan Pantai Indah Kapuk (PIK)-Monas dengan 18 unit.

"Kita hendak menarik segmen kelas menengah dan tidak menggunakan rute yang dipakai oleh pelayanan bus existing, angkutan eksisting tetap ada, tapi masyarakat bisa memilih, layanan yang lebih baik atau yang lama," ujar Pristono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/2).

Dia mengatakan, tarif yang akan dikenakan kepada warga sebesar Rp 6.000. BKTB ini nantinya terintegrasi dengan halte Transjakarta dan stasiun kereta api.

Untuk rute Pantai Indah Kapuk (PIK)-Monas yang lokasi keberangkatan pertama di Fresh Market dekat Waduk Pluit dan berakhir di halte Transjakarta Gambir. Koridor bus Transjakarta yang terintegrasi dengan BKTB ini, koridor XII (Pluit-Tanjung Priok) dan Koridor I (Blok M-Kota). Sedangkan stasiun kereta yang terhubung yakni Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Gambir.

Kemudian untuk rute Tanah Abang-Kalibata City berangkat dari Halte Tanah Abang dan berakhir di Kalibata City. Rute bus ini terintegrasi dengan koridor I (Blok M-Kota) dan Koridor IX (Pinangranti-Pluit).

Bus ini terhubung dengan stasiun kereta Tanah Abang, Sudirman dan Stasiun Kalibata. Secara fisik BKTB mirip seperti bus Kopaja AC dengan pintu rendah di kiri dan pintu lantai tinggi di sisi kanan dan kapasitas 35 penumpang.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta merencanakan tahun ini akan menambah 3.000 unit bus. Di mana 2.000 bus Transjakarta dan 1.000 bus sedang. Mengenai pengadaannya dilakukan tanpa menggunakan sistem lelang melainkan menggunakan e-catalog.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP