Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bertemu Rini, Ahok bahas lebih serius rencana proyek kereta cepat

Bertemu Rini, Ahok bahas lebih serius rencana proyek kereta cepat kereta cepat jepang. ©blogspot.com

Merdeka.com - Di sela pertemuannya dengan Menteri BUMN, Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sempat menyinggung keinginannya membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Keinginan Basuki agar Jakarta punya kereta cepat Wakil Menteri Transportasi Jepang, Muto Hiroshi, beberapa waktu lalu.

Meski sempat menyinggung, Ahok, sapaan Basuki, memastikan belum ada kesepakatan lebih jauh. Meski begitu, pemerintah sudah berencana membangun rel di sekitar Halim Perdanakusuma.

Ahok menyambut baik rencana itu. Tapi pembangunan rel di Halim diyakini Ahok akan sulit 200 kepala keluarga yang tinggal di sekitar lahan yang akan dijadikan rel.

"Kereta api pasang di Halim. Ini enggak gampang. Karena musti gusur 200 KK, jadi tidak mudah itu," kata Ahok usai melaksanakan pertemuan dengan Menteri BUMN, Balaikota, Jakarta, Kamis (2/7).

Ahok menyarankan kereta cepat dioperasionalkan pada rel yang sudah ada seperti di Manggarai. Sebab dari segi ukuran, kereta cepat yang direncanakan tak jauh berbeda dengan Commuter Line.

"Makanya saya sarankan di Manggarai, karena sudah ada lahan jadi tidak perlu membangun lahan lagi. Tapi terserah Menteri Perhubungan saja mau gimana," imbuhnya.

Selain membicarakan kereta cepat, Ahok juga membicarakan pembangunan moda transportasi massal kereta layang ringan atau Light Rail Transit (LRT) di Jakarta. Seperti yang diketahui, Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Ahok akan menyalurkan dana sebesar Rp 400 hingga Rp 500 miliar untuk memulai pembangunan ini.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP