Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bersihkan Jakarta meski upah tak seberapa

Bersihkan Jakarta meski upah tak seberapa Petugas PPSU. ©2015 Merdeka.com/Dhea

Merdeka.com - Kebersihan adalah sebagian dari iman. Slogan itu sudah sangar akrab di telinga. Namun kebanyakan hanya sekadar pemanis saja. Tapi bagi Purnomo, slogan itu dipegangnya sebagai tuntunan menjalankan pekerjaannya sehari-hari.

Sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Purnomo semakin akrab dengan sampah dan persoalan kebersihan kota. Pria yang berusia hampir separuh abad ini sudah melakoni pekerjaan ini selama lebih kurang tiga bulan terakhir. Dengan tangannya sendiri, Purnomo memungut sampah-sampah yang berserakan.

Tiap pagi Purnomo harus siap 'menyantap' bau tidak sedap yang keluar dari selokan-selokan di Jalan Soepomo, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Meski menggunakan masker untuk menahan bau tidak sedap, hidungnya dipaksa 'akrab' dengan bau sampah.

Berbekal slogan kebersihan sebagian dari iman, Purnomo bersyukur bisa turun tangan langsung mempercantik wajah ibu kota. Bahkan dia menganggap pekerjaan yang dijalaninya sebagai tugas mulia.

Dia tidak merengek meminta upah lebih atas pekerjaannya itu. Di saat buruh dan pekerja lain menuntut kenaikan upah, Purnomo justru bisa mengatakan cukup meski digaji dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP).

"Dengan gaji sedikit, pastinya kalau kita bisa mengatur dengan baik ya nggak masalah," ujar saat ditemui merdeka.com di sela-sela istirahat, kemarin.

Meski pekerjaannya tidak bergengsi, dia merasa punya tanggungjawab menyelamatkan kota ini dari bencana banjir. Caranya dengan memungut sampah yang menghalangi laju air di selokan.

"Saya sih berpedoman sesuai ajaran agama saya, Annazo fatu minal iman, kebersihan sebagian dari ini. jadi ngurusin sampah, bernilai ibadah," ujarnya sambil tersenyum. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP