Berani masuk jalur Transjakarta, bisa kena 'busway kick' Daivi

Reporter : Lia Harahap | Rabu, 13 November 2013 12:19




Berani masuk jalur Transjakarta, bisa kena 'busway kick' Daivi
Aksi Busway Kick. ©2013 Merdeka.com/facebook Aksi Busway Kick

Merdeka.com - Siang itu hari cukup panas. Muhammad Daivi penumpang setia Transjakarta yang tinggal di kawasan Tanjung Priok sudah kelelahan menunggu bus di halte.

Tapi bukan karena head way (jarak perjalanan) bus yang lama. Sebenarnya bus sudah terlihat di ujung jalan, tapi tak kunjung sampai karena jalur khusus disesaki kendaraan.

"Saya setiap Selasa dan Kamis belajar ngaji di kawasan Kampung Melayu. Setiap harinya, saya juga ke mana-mana naik busway karena kebetulan juga tak punya kendaraan. Saya lihat penyerobot itu seenaknya saja masuk jalur, sementara kita nunggu di mulut halte bus nggak datang-datang," kata Daivi saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (13/11).

Pria 62 tahun itu kesal bukan kepalang. Dia lantas berpikir, sudah saatnya penyerobot jalur Transjakarta diberikan sanksi sosial.

"Lalu suatu hari, saat saya pulang, saya pikir apa ya sanksi sosial yang tepat buat mereka, yang seolah tidak konfrontasi tapi cukup membuat mereka malu. Lalu saya buatlah gerakan yang dinamakan busway kick," tambahnya,

Ada tiga macam gerakan dari busway kick. Seperti mengayunkan satu kaki ke arah jalur, mengayunkan tangan sambil arahkan jempol ke bawah atau memotret dan merekam kendaraan yang menerobos.

"Ini baru beberapa gerakan, masih ada lagi. Tapi biar nggak bahaya harus tetap dilakukan dengan hati-hati dan jangan terlalu semangat, nanti malah jatuh. Khusus yang perempuan, jangan yang gerakan kaki nanti pelanggarnya malah kesenangan," ucap pria yang ini sambil tertawa.

Aksi ini sudah dilakukannya sejak September lalu. Sampai saat ini, Daivi sudah beraksi di 50 halte.

"Saya lakukan ini di beberapa halte yang tingkat penyerobotannya tinggi. Semoga aksi saya ini dapat dukungan yang lebih banyak, biar penyerobot ini pada jera," tandasnya.

Baca juga:
Dukung busway kick, Jokowi pilih gerakan jempol ke bawah
Dua pekan, 759 penerobos jalur Transjakarta ditilang
Polisi berani tilang PM masuk Jalur Busway
Tak mau dicontek orang, Daivi patenkan aksi 'busway kick'
Kena 'busway kick', pengemudi Mercy omeli Daivi

[lia]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Di penjara, tahanan KPK masih dapat banyak fasilitas
  • Pembahasan revisi UU MD3 deadlock, Menkum HAM lapor ke Jokowi
  • Ini cara Menaker agar buruh tak terus demo minta kenaikan UMP
  • KPK ungkap Wawan tahanan berkocek paling tebal di rutan
  • Unsur penghinaan surat protes Akil dan Anas di rutan nihil
  • Jaksa Agung sesumbar akan lanjutkan semua kasus yang mangkrak
  • Ranking FIFA: Jerman kokoh, Inggris melompat
  • Ranking FIFA: Indonesia tempati posisi 157 dunia
  • Malam ini, Akbar Tandjung kumpulkan pengurus Wantim Golkar
  • Pakai kartu ATM jaksa, pelaku hipnotis ditangkap
  • SHOW MORE