Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini solusi Anies Baswedan tangani anak-anak pecandu rokok

Begini solusi Anies Baswedan tangani anak-anak pecandu rokok anies baswedan di duri kosambi. ©2017 Merdeka.com/anisya

Merdeka.com - Nina Risyanto (30) warga asal Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat mengeluhkan banyaknya anak-anak yang telah kecanduan rokok. Padahal usia mereka masih kecil dan tak baik untuk kesehatan.

Hal itu disampaikan Nina saat Cagub DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan blusukan di RW 05 Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Pak sekarang kan banyak anak kecil merokok. Bagaimana cara bapak menangani ini. Dampaknya sangat bahaya," tanya Nina saat Anies menyambangi kampungnya, Rabu (18/1).

Mendapatkan pertanyaan tersebut Anies pun mengatakan, rokok bisa menjadi jalur masuk narkoba.

"Rokok itu buat anak-anak pintu masuk narkoba. Jadi karena itu waktu saya menjabat di kementerian melarang pemasangan iklan rokok di sekolah-sekolah karena rokok ini menimbulkan efek adiksi dan kemudian menimbulkan berdekatan dengan narkoba," kata Anies.

"Bukan artinya perokok itu pengguna narkoba, bukan, tapi bagi anak-anak rokok itu pintu utama narkoba. Makanya kita menjaga anak anak agar tidak menjadi perokok," sambung Anies.

Saat itu mantan Mendikbud era Kabinet Kerja Jokowi-JK ini telah membuat aturan di sekolah untuk tidak memasang iklan rokok di sekolah.

"Kalau saya jadi gubernur maka saya akan awasi misalnya di ruang kelas tidak boleh merokok di sekolah tidak ada rokok," ujar Anies.

Ditambahkan Anies, saat debat kandidat Pilgub DKI pertama pun dia menegaskan, untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari narkoba.

"Kemarin dalam debat saya tegaskan bahwa Jakarta harus bebas dari narkoba," tutup Anies.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP