Baru pimpin Jakarta, Jokowi sudah diminta bicara Indonesia Baru
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memberikan kuliah umum di kampus Universitas Pelita Harapan (UPH). Jokowi yang memiliki slogan Jakarta Baru, 'dipaksa' menjelaskan pemimpin Indonesia Baru.
Jokowi mengaku bingung karena materi yang dibawa untuk kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa UPH adalah Jakarta Baru. Namun spanduk besar yang terletak di belakang panggung itu bertuliskan Jakarta Baru dan Indonesia Baru.
"Wah, saya hanya bawa bahan materi Jakarta Baru, tapi di sini ada judulnya Indonesia Baru. Bahannya apa saya bicara Indonesia Baru," ujar Jokowi di UPH, Tangerang, Kamis (11/4).
Dengan sepengetahuannya, Jokowi akhirnya menjelaskan konsep Indonesia Baru membutuhkan pemimpin yang memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. "Kita ini butuh kepemimpinan yang visioner, pemimpinnya juga harus beri ruang yang sama. Masyarakat juga kalau diberi keadilan masyarakat juga akan ikut kok," kata Jokowi.
Jokowi bukan hanya asal bicara, dia mencontohkan seperti kebijakan yang dilakukannya ketika melakukan normalisasi Kali Pakin, Penjaringan Jakarta Utara. Jokowi tidak hanya menggusur warga bantaran kali, namun warga kaya pemilik lahan di sekitar kali itu juga dipindah.
"Di Kali Pakin, kanan dan kiri sudah diduduki, ada rumah kumuh di sekitar sungai. Yang gede-gede juga, ketika kita bersihkan gak ada yang protes. Saya tungguin itu, tanya sama mereka. Pak saya dukung pak," katanya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menjelaskan program-program yang saat ini tengah dijalankan seperti pembangunan MRT yang rencananya akan dimulai bulan April ini dan juga pembangunan Deep Tunnel.
Selain itu, Jokowi juga menjelaskan mengenai program pelayanan kesehatan gratis atau biasa disebut dengan Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang saat ini distribusinya masih berjalan.
"Dengan KJS ini euforia warga muncul. Warga miskin yang biasanya berobat di rumah berbondong-bondong pergi ke rumah sakit. Makanya ndak heran kalau banyak pasien yang tak tertampung. Itu bukan ditolak, tapi memang penuh," katanya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya