Banjir lumpuhkan Jakarta, Jokowi dianggap gagal
Merdeka.com - Anggota DPRD Jakarta Achmad Husein Alaydrus menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) telah gagal memimpin Jakarta. Penilaian itu didasarkan pada peristiwa banjir yang menggenangi sejumlah kawasan pusat Ibu Kota, seperti Jalan Jenderal Soedirman dan MH Thamrin dua hari lalu. Akibatnya lalu lintas lumpuh total.
"Salahnya Jokowi, rakyat Jakarta milih Jokowi. Kalau Foke (Fauzi Bowo) sudah tahu trik-triknya," kata anggota Komisi C DPRD Achmad Husein Alaydrus kepada merdeka.com, Minggu (23/12).
Menurut politikus Partai Demokrat ini, Jalan Jenderal Soedirman dan MH Thamrin merupakan barometer drainase Jakarta. Jika dua kawasan tersebut tergenang banjir, menunjukkan penanganan banjir di Jakarta belum maksimal.
Husein menilai, salah satu penyebab banjir karena Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak memberikan fakta konkrit kepada Jokowi, terkait kondisi drainase.
"Buktinya, kalau (Jalan) Soedirman dan Thamrin banjir, berarti ada yang tidak beres di situ. PU kelihatan sengaja mengerjai, drainase masih bagus, padahal sudah jelek, solusinya harus dipecat dinas PU itu," geram politisi Partai Demokrat itu.
Husein membandingkan kepemimpinan Jokowi dengan Foke. Menurutnya, Foke adalah pemimpin ideal untuk Jakarta. Selain negarawan, Foke juga ahli masalah tata kota.
"Kalau zamannya Foke sudah dikeruk (gorong-gorong) jalan protokol seperti Haji Thamrin dan Soedirman itu. Dulu tidak bakalan Sudirman kebanjiran itu, karena dikuras gorong-gorongnya, juga diperbaharui," lanjutnya.
Untuk itu, diharapkan Jokowi bertanggung jawab mengatasi persoalan tahunan warga Jakarta, termasuk banjir. Menurut Husein, pernyataan Jokowi beberapa waktu lalu 'saya bukan dewa', dinilai bukan mencerminkan sikap pemimpin.
"Jangan begitu ngomongnya, itu dibaca rakyat. Harusnya kami usahakan salah satu program penanggulangan. Inilah, rakyat harus meminta tuntutan kepada pemerintah daerah," terang Husein. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya