Bahas KUA-PPAS 2016, giliran Dinas Bina Marga dapat jempol dari Ahok
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kebut menyisir Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) - Prioritas dan Plafon Anggaran (KUA-PPAS) 2016 meski hari libur. Dia mengumpulkan SKPD terkait di Balai Kota untuk pembahasan KUA PPAS tersebut.
Dalam penyisiran yang dilakukan, Ahok, sapaan Basuki, memuji penyusunan anggaran yang diajukan Dinas Bina Marga.
"Saya rasa ini yang paling baik, dari beberapa yang sudah disisir. Pak Yusmada mengerti apa yang saya mau, kami sering berkoordinasi dan terbukti dia bisa menerapkannya," kata Ahok yang ditemui di sela rapat di Balai Kota. Demikian dikutip situs resmi Pemprov DKI, Beritajakarta.com, Sabtu (21/11).
Dari penyisiran yang dilakukan hanya ada beberapa kegiatan yang diminta untuk digabung agar nilai lelang bisa lebih besar, sehingga bisa menjaring kontraktor besar. Sebab, Ahok tidak ingin lagi mendapatkan kontraktor yang abal-abal.
"Dinas Pariwisata dan Kebudayaan saya rasa kalau tidak disisir anggarannya bisa lebih besar dari Dinas Bina Marga. Masa satu festival di anggaran bisa sampai Rp 10 miliar," ujarnya.
Basuki mengatakan sengaja merekam semua kegiatan penyisiran RAPBD 2016 melalui e-planning ini, agar bisa menjadi pembelajaran untuk SKPD lain.
"Tidak hanya untuk SKPD bahkan, nanti kalau ini berhasil bisa diikuti seluruh Indonesia. APBN juga menggunakan ini (e-planning)," ucapnya.
Sebelumnya, Ahok telah menyisir anggaran pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kebersihan, Dinas Tata Air, Dinas Pendidikan serta Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya