Aspal rusak, jalur Transjakarta bakal dibeton
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mulai fokus untuk pembetonan jalur busway tahun ini. Pasalnya, penumpang bus transjakarta setiap harinya bertambah banyak dan menyebabkan bus Transjakarta makin berat.
"Penumpang kami sudah banyak, kapasitas mobil sudah sampai 14 ton, jalan cepat hancur. Makanya biar tak cepat hancur akan kami beton," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (5/5).
Selain itu, Ahok juga akan membangun separator untuk penghalang kendaraan pribadi masuk ke jalur bus Transjakarta. "Dibangunnya agar sekalian. Supaya begitu nantinya sudah dibeton jangan digali-gali lagi. Jadi separatornya supaya lengket jadi satu, jadi pondasinya tidak rusak," jelas Ahok.
Ahok meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta untuk pengerjaan betonisasi jalur transjakarta tersebut. Selain itu, proyek pengerjaan tersebut tidak menggunakan sistem tender. Lantaran, proyek tersebut masuk ke katalog elektronik.
"Saya juga minta beton yang 12 jam bisa langsung kering. Dikerjakan beberapa meter nanti langsung bayar," kata Ahok.
Pemprov DKI segera memperbaiki jalur busway yang rusak akibat banjir beberapa bulan lalu. Nantinya, jalur khusus ini akan menggunakan beton agar tidak mudah rusak. Pada Februari 2014 lalu, perbaikan busway dengan beton sudah dilaksanakan di Koridor I.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya