Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arus Kendaraan di Jakarta Sudah 96 Persen Menuju Normal

Arus Kendaraan di Jakarta Sudah 96 Persen Menuju Normal macet. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Arus kendaraan pribadi saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di Jakarta hampir sama dengan masa normal. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, saat ini kendaraan mengaspal di ibu kota sudah 96 persen dari masa normal.

Penggunaan kendaraan bermotor roda dua memiliki porsi sebesar 72,8 persen, disusul kendaraan roda empat dengan jumlah 26,5 persen. Kendaraan berat yaitu bus ataupun truk dengan jumlah 0,7 persen.

"Saat ini jumlah pengguna kendaraan pribadi di ibu kota sudah mendekati periode sebelum adanya pandemi, yaitu 96 persen," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Susilo Dewanto seperti dilansir dari Antara, Rabu (1/7).

Jumlah penggunaan kendaraan pribadi itu juga turut dipengaruhi oleh kebijakan pembatasan beroperasinya transportasi-transportasi massal di Ibu Kota Jakarta seperti MRT Jakarta, TransJakarta dan LRT Jakarta.

"Masyarakat masih memiliki kekhawatiran untuk menggunakan angkutan umum," ujarnya.

Menyongsong normal baru, Dishub DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk kembali menggunakan kendaraan umum mengingat saat ini protokol dengan ketat telah diterapkan oleh para pengelola layanan transportasi umum di Jakarta.

"Peningkatan penggunaan sepeda juga kita harapkan menjadi alternatif untuk mengajak masyarakat melakukan mobilisasi. Itu juga dapat meringankan beban transportasi publik selama pembatasan kapasitas masih dilakukan," ungkap Susilo.

Sementara itu, Transport Associate Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia, Gandrie Ramadhan menyarankan, pengelola transportasi massal kembali menggalakkan kampanye agar masyarakat menggunakan transportasi publik.

"Karena saat ini pengelola layanan juga telah melakukan langkah preventif penyebaran Covid-19, dengan protokol kesehatan sehingga kendaraan umum tidak lagi ditakuti sebagai klaster penyebaran Covid-19," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP