Apa motif Australia bikin kedubes terbesar di Indonesia?
Merdeka.com - Pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Australia rencananya akan membangun kedutaan terbesar di Jakarta. Australia telah membeli tanah di kawasan Kuningan dan tengah mengajukan izin ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurut Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana mengatakan, ada dua alasan Australia ingin membangun Kedubes terbesar di Jakarta. Alasan pertama adalah karena Australia ingin mengirimkan diplomatnya dalam jumlah yang banyak. Dampaknya memerlukan ruang yang lebih besar.
"Bisa saja Australia akan menaruh jumlah diplomat yang sangat besar. Makanya bangun Kedubes yang besar," jelas Hikmahanto saat dihubungi merdeka.com, Rabu (7/5).
Alasan kedua, kemungkinan Australia ingin kedubesnya di seluruh Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) berpusat di Indonesia.
"Mungklin saja Australia bangun karena di Kedubes di Jakarta bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga di ASEAN, makanya dibangun besar," ujar Hikmahanto.
Hikmahanto menilai, tidak masalah jika Australia membangun Kedubes terbesar di Jakarta. Namun dia memperingatkan agar tidak menyalahgunakan bangun tersebut sebagai markas untuk menyadap pemerintah Indonesia. Sebagaimana diketahui, Edward Snowden pernah membocorkan bahwa Australia melakukan penyadapan terhadap Indonesia.
"Tidak masalah, tapi yang tidak boleh Australia memanfaatkan kedutaan besarnya untuk melakukan penyadapan bagaimana disinyalir dibuka oleh Edward Snowden. itu yang tidak boleh," tegasnya.
Seperti diketahui, Pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Australia datang ke balai kota dan menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ). Salah satu tujuannya adalah terkait pembangunan gedung baru Kedubes Australia."Ya dia courtesy call saja, supaya kenal, terus kita ngomong-ngomong cerita soal gedung yang mau dia bangun. Nanti kedubes terbesar di Jakarta itu nanti punya Australia," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/5).Ahok menjelaskan, nanti gedung Kedubes Australia tidak lagi di Jl Rasuna Said. Tapi tetap di kawasan Kuningan."Dia nanti pindah ke Kuningan, di mana gitu loh, ada tanahnya. Ya kita sih senanglah dia mau bangun gitu, bagus kan duitnya masuk ke kita," terang Ahok .
Pernah disadap, masihkah Indonesia mengizinkan Australia bangun Kedubes terbesar di Jakarta?
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya