Anwar napi Salemba kabur, camat hingga RT di DKI diminta waspada
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) meningkatkan kewaspadaan lingkungannya. Mengingat adanya narapidana yang kabur dari Rutan Salemba bernama Anwar alias Rijal.
"Saya tahu kemarin ada narapidana yang kabur. Makanya saya sudah sampaikan ke lurah, camat serta RT dan RW supaya tingkatkan kewaspadaan. Kalau dapat arahnya di mana, begitu ya, supaya ditangkap," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).
Selain itu, Djarot juga minta lurah camat serta RT dan RW yang ada di sekitar tempat tinggal istri narapidana yang kabur, untuk meningkatkan pengawasan terhadap istrinya. Termasuk terhadap kerabat keluarganya yang tinggal di sekitar Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
"Katanya istrinya juga sudah dapat. Isterinya saja suruh beritahu. Kan pasti berhubungan sama istrinya. Pasti dia hubungi saudara-saudaranya kalau dia masih di Jakarta. Tetapi kalau tidak di Jakarta, pasti di luar kota," terangnya.
Mantan Wali Kota Blitar ini meyakini, aparat kepolisian dapat menangkap Anwar. Karena narapidana ini sangat berbahaya sehingga dihukum 24 tahun penjara.
"Saya yakin akan ditangkap itu. Bahaya itu karena kejahatannya luar biasa itu," tutupnya.
Seperti diberitakan, Anwar kabur dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat pada Kamis (7/7) berkat bantuan dari istrinya, Ade Irma. Dalam rekaman CCTV Anwar terekam mengenakan jilbab hitam dan memakai kacamata sambil menggendong anak untuk mengelabui para petugas.
Saat ini, Polda Metro Jaya telah menyebarluaskan foto Anwar ke publik dan juga seluruh jajaran polda di beberapa daerah.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya