Antisipasi Penyebaran Corona, Disdik DKI Beri Keleluasaan Sekolah Liburkan Siswa
Merdeka.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengaku belum ada instruksi untuk meliburkan sekolah, sehubungan dengan penyebaran virus Corona, Covid-19 di Indonesia. Namun, sekolah diberi keleluasaan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar formal.
"Kalau negeri dan swasta dalam edaran kami, kami tidak memberitahukan untuk libur, tapi berpulang pada sekolah (menentukan kebijakan untuk libur)," kata Nahdiana melalui sambungan telepon, Selasa (10/3).
Disdik menegaskan, sekolah yang meliburkan sekolah harus memastikan proses pembelajaran tetap dilakukan secara online.
"Mereka hanya menginformasikan ke kita bahwa mereka melakukan pembelajaran di rumah," kata dia.
Dengan alasan, mencegah penyebaran Covid-19, Nahdiana tak mempermasalahkan jika beberapa sekolah memutuskan meliburkan proses belajar. Terlebih lagi jika sekolah tersebut adalah swasta. Sebab, Pemerintah Provinsi tidak berwenang langsung memberikan instruksi kepada sekolah swasta.
Nahdiana memaklumi adanya kebijakan libur sekolah dengan pertimbangan Covid-19 merupakan kejadian luar biasa.
"Jadi mereka secara urgent mereka juga memutuskan untuk home learning dengan pengawasan guru dengan pendampingan orang tua, jadi enggak ada yang masalah karena memang ini kondisinya luar biasa," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sekolah swasta internasional yang meliburkan kegiatan belajar mengajar adalah Australian Independent School (AIS) di Jakarta diliburkan.
Dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, AIS Jakarta memang diliburkan sampai akhir semester genap. Para siswa diminta belajar di rumah menggunakan platform online.
"Kampus-kampus akan ditutup selama sisa semester dan kelas-kelas akan pindah ke platform online seperti hari Jumat. Rencana untuk Jakarta akan dibuka kembali untuk awal semester," tulis pernyataan pers itu.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya