Antisipasi pelemparan batu, 12 JPO di Bekasi bakal dijaga polisi
Merdeka.com - Seorang pengemudi tewas saat melintas di Tol Cikampek kilometer 63 Pondok Gede, Bekasi, akibat dilempar batu orang tak dikenal. Agar tak terulang petugas akan berjaga di sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO).
"Untuk antisipasi, ada 12 jembatan penyeberangan orang di wilayah Bekasi yang dijaga oleh anggota agar tak terulang lagi hal yang sama," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/6).
Argo berharap agar masyarakat ikut membantu melakukan pengamanan di wilayah masing-masing. "Saya informasikan kepada semua jajaran Kapolres, yang daerahnya memiliki jalan tol dan ada JPO-nya, semua sudah kami antisipasi. Kami juga akan mengajak pengamanan di desanya masing masing. Kami ajak untuk peduli dan mengawasi JPO-nya masing masing," tuturnya.
Satu orang sempat diamankan terkait kasus pelemparan batu itu. Namun setelah diperiksa ternyata tidak terbukti bersalah. "Memang ada 1 pernah kita amankan, diamankan oleh Jasa Marga kemudian diserahkan kepada PJR, kemudian diinterogasi di Polsek," ujarnya
"Setelah kami interogasi tidak ditemukan cukup bukti sehingga yang bersangkutan kami pulangkan ke rumah," tambahnya.
Sebelumnya, dua mobil menjadi korban kejahatan jalanan saat melintas di tol arah Cikampek Km 63 Pondok Gede, Bekasi. Saat mobil tepat berada di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tiba-tiba saja kaca bagian depan terkena lemparan batu berukuran sangat besar.
Batu itu membuat kaca depan Avanza B 1056 ERF dan mobil Cayla G 8696 ZP pecah. Peristiwa itu terjadi Selasa (5/6) kemarin kira-kira pukul 04.00 WIB.
"Kita belum tahu, masih melakukan penyelidikan pelakunya masih kita cari," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, kepada merdeka.com, Jumat (8/6). (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya