Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anies Pastikan Bantuan Beras Buat Warga Jakarta Segera Didistribusikan

Anies Pastikan Bantuan Beras Buat Warga Jakarta Segera Didistribusikan Penyaluran Paket Sembako. ©2021 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, masyarakat penerima bantuan sosial di Ibu Kota akan segera mendapatkan bantuan beras. Bantuan ini diberikan seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Mulai besok seluruh kegiatan ini akan berjalan termasuk pembagian beras yang nanti juga akan dikerjakan mulai besok (Senin, 19/7)," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (18/9).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut Forkopimda di Jakarta terus melakukan koordinasi dalam pelaksanaan PPKM darurat. Mulai dari vaksinasi hingga pembagian bansos. Data penerima bansos selalu dicek.

"Kami di Jakarta Forkopimda ini kompak, datanya sama, vaksinasi sama, target sama, bansos rujukan datanya sama sehingga targetnya pun tidak beririsan," ucap dia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial dan obat-obatan gratis kepada masyarakat pada pekan ini. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Saya minta jangan sampai terlambat, baik itu PKH (Program Keluarga Harapan), baik itu BLT (Bantuan Langsung Tunai) Desa, baik itu Bantuan Sosial Tunai (BST), jangan ada yang terlambat. Dan yang paling penting lagi adalah bantuan beras, bantuan sembako. Minggu ini harus keluar, percepat, betul-betul ini dipercepat," katanya saat membuka rapat terbatas terkait penanganan Covid-19 yang diunggah akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7).

Jokowi pun meminta kepada Kementerian Sosial dan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk tidak ragu dalam menyalurkan bantuan sosial secepatnya kepada masyarakat. Untuk itu, Jokowi berharap keduanya segera berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait prosedur penyalurannya.

"Saya minta KaBulog dan terutamanya Mensos jangan ragu-ragu. Karena prinsipnya adalah yang paling penting ini kita enggak mencuri, enggak mengambil, prosedurnya tolong didampingi BPKP," ujarnya.

Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP