Anies Baswedan: Pemprov DKI Zero Tolerance Terhadap Pelecehan Seksual
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan, proses pemeriksaan oleh Inspektorat DKI terhadap Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Blessmiyanda masih terus berjalan. Kendati begitu, dia enggan mengomentari terkait proses hukum tersebut.
"Tapi, yang pasti, DKI Jakarta zero tolerance terhadap pelecehan seksual. Tidak ada ruang untuk orang-orang yang melakukan aktivitas pelecehan seksual di tempat ini," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/4).
Karena hal itu, dia meminta agar semua pihak tetap tenang. Sebab Pemprov DKI akan menjamin perlindungan untuk korban pelecehan seksual.
"Kita hormati proses hukum dan kita ingin bahwa semua yang bekerja di Jakarta merasa tenang-tenteram karena Pemprov melindungi semua. Khususnya kaum perempuan, yang bekerja di Pemprov DKI," tegas Anies.
Sebelumnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu telah menonaktifkan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, Blessmiyanda pada Jumat (19/3).
Dia mengungkapkan, penonaktifan tersebut dilakukan selang sehari setelah menerima aduan terkait dugaan pelecehan seksual dan perselingkuhan.
"Penonaktifan Kepala BPBJ ini kami lakukan untuk memastikan proses pemeriksaan dan penyelidikan dapat dijalankan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta secara cepat, menyeluruh dan adil bagi semua pihak yang terlibat," kata Anies dalam siaran pers, Senin (29/3).
Menurutnya, saat ini pihaknya tetap menggunakan azas praduga tak bersalah. Namun bila saat pemeriksaan terbukti terjadi pelanggan terlapor akan mendapatkan sanksi.
Reporter: Ika DefiantiSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya