Anies Baswedan Akui Ada Lurah di Jakarta yang Lakukan Pungli
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui ada lurah yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli) kepada warga. Lurah tersebut salah satu pejabat yang dirotasi oleh Anies.
"Saya enggak ingat angkanya, tapi ada," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/2).
Meski demikian, Anies menyampaikan, laporan dugaan pungli bukan satu-satunya alasan dia melakukan perombakan rotasi, promosi, demosi pejabat DKI termasuk lurah. Anies menyebut perombakan dilakukan dengan banyak pertimbangan.
"Bukan sekadar pungli. Ini selama lebih dari 6 bulan, kita tabung kinerja positif, tabung kinerja masalah, semuanya ditabung," kata Anies.
Sebelum dirombak, Anies menyebut para pejabat yang tidak mencapai target kinerja dan serapan akan dipanggil oleh atasannya untuk diberi pengarahan dan pembinaan.
"Prosesnya panjang. Jadi, bukan sekadar soal pungli dan tidak. Itu laporan, itu termasuk satu. Tapi juga yang kinerjanya baik, yang pengawasan baik, itu kita perhatikan," ucap Anies.
Diketahui, Anies melantik 1.125 pejabat di Balai Kota Jakarta pada Senin (25/2). Dari 1.125 jabatan administrator dan pengawasan yang dilantik, 15 di antaranya pejabat pimpinan tinggi pratama.
Sementara itu, pejabat eselon III sebanyak 274 orang, sedangkan pengawas atau pejabat eselon IV sebanyak 836 orang.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya