Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota DPRD Kenneth Minta Pemprov DKI Tak Lupakan Banjir di Tengah Pandemi

Anggota DPRD Kenneth Minta Pemprov DKI Tak Lupakan Banjir di Tengah Pandemi Hardiyanto Kenneth. ©2021 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Pandemi covid-19 masih menjadi fokus bagi Jakarta, apalagi penambahan kasus positif di DKI masih tertinggi di Indonesia. Namun, ada satu persoalan besar di Ibu Kota tak boleh di kesampingkan, banjir.

Kawasan Jelambar Baru, RW 09, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menjadi salah satu daerah yang menjadi langganan banjir. Pemprov DKI yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakarta Barat, Wawan Kurniawan dan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi.

"Wilayah Jelambar Baru memang rawan dan kerap dilanda banjir jika hujan deras datang, karena kondisi saluran air di wilayah ini sangat tidak memadai. Oleh karena itu dalam reses beberapa waktu lalu, warga mengeluhkan bahwa saluran air sering mampet dan mengakibatkan banjir serta memohon untuk di lakukan perbaikan saluran air, langsung saya atensi kepada dinas terkait," kata Kent, Selasa (6/7/2021).

"Saya didampingi Ketua RW dan Kasi Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakbar untuk melihat pengerjaan pelebaran dan pendalaman saluran air yang bulan kemarin sudah kami tinjau dan sekarang sudah mulai pada tahap pengerjaan, saya sangat mengharapkan pengerjaan ini bisa selesai tepat waktu serta sesuai dengan spesifikasi," tutur Kent.

Menurut dia, saluran air di DKI Jakarta rata-rata mempunyai permasalahan sama, yakni ukuran saluran air sangat kecil dan volume yang kurang dalam hingga mengakibatkan saluran mampet karena banyaknya sampah yang menyumbat.

"Saya menduga seluruh-saluran air di Jakarta ukurannya kecil, sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik, ditambah lagi jika ada permasalahan sampah yang menyumbat di saluran air ini," tuturnya.

Oleh karena itu, Kent meminta Suku Dinas Pemeliharaan Sudin Tata Air Jakarta Barat agar bisa lebih memperhatikan dan bisa dijadikan acuan skala prioritas untuk pengerjaan saluran air ini. Pasalnya banyak laporan permukiman warga yang kerap kebanjiran di karenakan permasalahan klise seperti ini.

Kata Kent, meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang masih mewabah dan ditambah adanya varian baru yang lebih menular, tidak akan menyurutkan langkahnya untuk melayani masyarakat secara maksimal.

"Saya hanya berharap supaya warga Jakarta jangan lagi ditambah beban kesusahan baru, yaitu banjir. Di masa pandemi seperti sekarang ini, warga di tuntut untuk harus bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, jikalau banjir melanda, bagaimana mau jaga kebersihan?," tuturnya.

Lalu, sambung Kent, jika banjir melanda, akan ada permasalahan baru, yaitu rawannya penyebaran penyakit DBD. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP