Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota DPRD ini sentil cara Ahok perlakukan warga Kp Pulo

Anggota DPRD ini sentil cara Ahok perlakukan warga Kp Pulo Ahok. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta menyesalkan proses penertiban di Kampung Pulo sempat ricuh. Setelah mendengar dari curhatan beberapa warga, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif, ini menilai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kurang bijak karena tak mendengar apa yang diberatkan warga.

"Menurut kabar sudah ada dialog dengan Pak Gubernur, tapi Pak Gubernur keukeuh pada pendiriannya enggak menerima usulan dari warga," terangnya saat meninjau Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis (20/8).

"Menurut saya kalau ada kebuntuan dialog, kemudian dipaksa dieksekusi, ya saya menyayangkan," kritiknya.

Saat meninjau, dia melihat warga masih ada yang berada di dalam rumahnya. Dia prihatin karena mereka berdiam diri di rumah dalam keadaan tanpa pencahayaan karena aliran listrik diputus.

‎"Listrik dihidupin dulu lah ya, ini kan bukan darurat perang. Kasihan anak-anak di dalam. Listrik mati, ada anak kecil, orangtua lansia, bayi," ucapnya.

‎Dia mengklaim kedatangannya ke sana untuk berdialog dengan warga. Dia juga sedang mencari cara bagaimana listrik bisa nyala kembali. Syarif juga meminta Satpol PP memberikan kepastian kapan alat berat berhenti beroperasi.

"Urusan nanti apa dilanjutkan penggusuran kita akan mediasi warga. Kita tanya maunya apa. Kalau warga lemah azas legalitasnya ya harus menyadari. Pemerintah juga harus memberikan ruang dialog. Menurut kabar sudah ada dialog dengan Pak Gubernur, tapi Pak Gubernur keukeuh pada pendiriannya enggak menerima usulan dari warga," terangnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP