Anggap Fit And Proper Test Tak Penting, PKS Yakin Kadernya Mumpuni Jadi Wagub DKI
Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra sedang melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan calon wakil gubernur DKI Jakarta. Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurahman Suhaimi, sebenarnya proses tersebut tidak terlalu penting.
"Enggak penting (fit and proper test)," kata Suhaimi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/11).
Dia menyatakan pihaknya bersama Partai Gerindra telah menyepakati PKS yang mengisi kekosongan wakil gubernur DKI Jakarta. Sehingga, kata Suhaimi, tidak perlu diselenggarakan uji kelayakan tersebut.
Selanjutnya, dia menyatakan PKS juga memiliki kemampuan untuk menilai layak atau tidak kadernya menjadi cawagub pengganti Sandiaga Uno.
"PKS sudah bisa menilai ini layak untuk bisa menjadi wagub," ucapnya.
Suhaimi mengatakan proses uji kelayakan dan kepatutan dapat memperpanjang proses pengisian kursi wagub. Apalagi tim juga harus menentukan kriteria dalam menentukan sosok yang dipilih.
"Itu akan panjang, tadi awalnya yang kita pahami fit proper itu adalah internal karena itu bukan persyaratan yang diatur oleh undang-undang, itukan internal diselesaikan internal. Sudahlah kita ngobrol saja dengan cawagubnya," papar dia.
Sebelumnya, Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai wagub DKI Jakarta pada 10 Agustus 2018 guna mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Sehingga kedua partai pengusung harus menentukan calon pengganti pendamping Anies.
Rapat tertutup Gerindra dan PKS, Senin (6/11/2018), menghasilkan kemajuan untuk menjawab teka-teki siapa yang akan mengisi posisi Wakil Gubernur DKI. sejak ditinggal Sandiaga Uno berlaga di Pilpres 2019, kursi itu sudah berbulan-bulan kosong.
Kedua partai sepakat membentuk Badan Bersama untuk menjaring calon-calon yang akan diusulkan ke DPRD Jakarta. Ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik, menjelaskan masing-masing partai akan menunjuk perwakilan menjadi anggota.
Badan ini akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon yang diusulkan ke DPRD Jakarta. Dari sanalah akan ditentukan keputusan akhir siapa yang layak mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya