Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anak yang gorok ayahnya juga pernah pukul ibunya pakai balok

Anak yang gorok ayahnya juga pernah pukul ibunya pakai balok Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Anak yang membunuh ayahnya sendiri di Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara dikenal warga sekitar sebagai sosok pemuda stres yang kerap berperilaku kasar jika 'penyakitnya' kumat. Tersangka Sumirta berhasil diringkus tak lama setelah membunuh ayahnya dengan cara digorok.

Beberapa saat setelah menghabisi nyawa Hasanudin alias Contreng (70), pelaku sempat mondar mandir di sekitar lokasi sebelum masuk ke dalam sebuah masjid. "Dia ditangkap saat sedang rebahan di dalam masjid," kata Kapolsek Koja Kompol France Siregar, Sabtu (10/10).

Sebilah pisau dapur diamankan petugas dari tangan pelaku. Menurut warga sekitar, sejak mengidap stres Sumirta kerap berperilaku kasar.

"Apalagi kalau stresnya sedang kumat, ibunya sendiri pernah dipukul pakai balok," sebut satu warga saat ditemui di lokasi pembunuhan Tanah Merah Lapangan Cobra, RT 04/11, Rawa Badak Selatan, Koja, Sabtu (10/10).

Sumirta merupakan anak pertama dari korban. "Mereka delapan bersaudara," kata dia.

Sebelumnya, Hasan (70), warga Jalan Perjuangan B Tanah Merah Bawah, RT 04/RW 11, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya di rumahnya pada Jumat (10/10) sekira pukul 15.30 WIB.

Menurut tetangga samping rumah korban, Muhammad Fahrizal (25), Hasan menjadi korban pembunuhan oleh anak kandung pertamanya berinisial S (37). Hasan ditemukan tewas pertama kali oleh anak bontotnya bernama Nining saat hendak melihat ayahnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP