Anak-anak korban penggusuran Pasar Ikan diterapi agar tak trauma
Merdeka.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sore ini lakukan trauma healing di lokasi penggusuran kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (15/4). Koordinator Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) unit tanggap bencana Muhammad Rojidin mengatakan bahwa pelayanan trauma healing terhadap anak-anak korban penggusuran agar mereka tidak trauma terhadap kejadian yang dialaminya beberapa hari lalu.
"Rencana pelayanan ini tiga hari, tergantung kondisi lapangan juga," kata Rojidin di lokasi, Jumat (15/4).
Dilanjutkannya, bahwa dia bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya memberikan pelayanan kesehatan, memberikan paket alat mandi dan buku tulis untuk orangtua serta anak-anak korban penggusuran.
"Kita memberikan pelayanan kesehatan, memberikan paket alat mandi dan membacakan dongeng serta belajar bersama anak-anak korban penggusuran ini. Aksi kita mulai dari jam 4 sore hingga Maghrib," ucapnya.
Untuk diketahui, menurut data umum Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakut, merinci bahwa jumlah warga RW 04 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara sebanyak 4.929 jiwa atau 1.728 kepala keluarga (KK) dan berdiri bangunan sebanyak 893.
Namun, setelah didata ulang terdapat 396 KK yang menempati Zona 1 atau berada di RT 011/04, dan 136 KK tinggal di Zona 2 yakni RT 001 dan 012/04, serta 202 KK yang menetap di Zona 3 atau di RT 002/04 dan RT 07/01. Terdapat 596 rumah dan 347 kios, dan sebanyak 69 kios di antaranya berubah fungsi jadi hunian. Pedagang yang telah terdata dan mempunyai kios akan direlokasi ke sejumlah pasar di Penjaringan, Jakarta Utara. Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah menyiapkan sejumlah hunian di Rusun Marunda, Rusun Rawa Bebek, dan Rusun Kapuk Muara untuk warga Pasar Ikan yang terkena dampak revitalisasi.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya