Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akses Jalan Ditembok, Warga Jelambar Baru Tuntut Keadilan

Akses Jalan Ditembok, Warga Jelambar Baru Tuntut Keadilan Sengketa lahan di Jelambar Baru. Istimewa

Merdeka.com - Warga RW 09, Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, menuntut dikembalikannya zona hijau di wilayah mereka. Mereka melawan karena jalan tempat tinggal yang merupakan zona hijau ditembok, sehingga menghalangi akses warga.

"Lalu kenapa sekarang tanah tersebut ditembok keliling? Memang tanah itu punya siapa?" kata Ketua Aliansi Warga Jelambar Baru Menuntut Keadilan Harno dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/12).

"Sampai sekarang tidak ada satupun orang yang bisa menunjukkan bukti kepemilikan tanah berupa sertifikat! Kalau cuma sekadar PBB atau PPJB atas nama Julia, itu bukan bukti sah kepemilikan," tegas Harno.

Warga pun akhirnya menjebol sebagian tembok selebar 1,5 meter. "Daripada kalau warga mau beribadah ke masjid harus muter jalan, dan kalau ada musibah kebakaran bisa ada jalur evakuasi," ujar Harno menyebut tembok dijebol untuk sirkulasi udara permukiman warga juga.

Namun setelah dijebol sebagian, kata Harno, tanah yang menjadi sengketa tersebut malah terpasang garis polisi.

"Dan hari ini (18/12) di lapangan justru malah empat orang yang diduga oknum polisi malah ikut mengawal aktivitas truk pengurukan," ujar Harno.

"Ini mungkin mau dipakai untuk tekanan psikologis kepada warga. Polisi adalah aparatur negara untuk melindungi rakyatnya bukan sebaliknya. Kami cuma mau tanya, itu tembok dibangun di atas tanah siapa?" tegasnya.

Sementara itu, menurut Ketua RW 09, Trisno, Kejaksaan sudah mencium adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus jual beli dan perubahan fungsi lahan hijau ini. "Warga siap mendukung Kejaksaan supaya kasus ini segera terungkap," ujarnya.

Trisno menambahkan, warga akan tetap berjuang menuntut keadilan. Saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan DPR, Komnas HAM, organisasi-organisasi sosial, tokoh-tokoh masyarakat dan sejumlah pihak.

"Kami hanya menuntut akses jalan untuk warga dikembalikan seperti sedia kala, zona hijau yang selama ini dipakai warga untuk sarana bermain anak dan kumpul-kumpul warga jangan diperjualbelikan!" tegasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP