Air PAM Jaya termahal nomor 4 se-Asia
Merdeka.com - Ahli hidrologi Universitas Indonesia Firdaus Ali mengatakan, selain soal ketersediaan air baku, tarif PAM Jaya terbilang mahal. Bahkan, menurutnya air PAM Jaya termahal nomor 4 se-Asia.
"Tarif rata-rata PAM Jaya sebesar Rp 7.800/m3 termasuk nomor 4 termahal di benua Asia setelah Tokyo, Shanghai, dan Singapura," katanya saat di konfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (13/11).
Efek dari tingginya harga tersebut, lanjut Firdaus, menyebabkan warga Jakarta tidak bisa menikmati air dari PAM dan memilih menggunakan air tanah.
"Itu membuat warga yang berada di beberapa wilayah Jakarta seperti area Jakarta Selatan dan Jakarta Timur khususnya, lebih memilih menggunakan air tanah dibanding harus berlangganan sambungan air bersih dari PAM Jaya," katanya.
Selain itu, Firdaus menilai volume air baku kerap berkurang lantaran terjadi kebocoran akibat adanya pencurian atau akibat galian jalan. Kebocoran inilah yang juga menjadi pekerjaan rumah operator pengelola air tanpa harus saling menyalahkan.
"Kebocoran inilah yang menjadi pekerjaan rumah dari Palyja dan Aetra untuk ditekan serendah mungkin, Selama ini yang ada antara kedua operator tersebut dan Pam Jaya selalu saling menyalahkan satu sama lain terkait tingginya NRW," katanya.
Sebelumnya, Direktur Utama PAM Jaya, Sriwidayanto Kaderi mengungkapkan nilai kerugian PAM Jaya setiap tahunnya mencapai Rp 12 milyar setiap 1 persen tingkat kebocoran. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya