Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok tertawa ingat adiknya difitnah jadi notaris RS Sumber Waras

Ahok tertawa ingat adiknya difitnah jadi notaris RS Sumber Waras ahok di rumah lembang. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama hanya dapat tertawa saat dikonfirmasi mengenai status adiknya Fifi Lety Indra. Sebab sebelumnya, adik perempuannya itu sempat dikabarkan menjadi notaris dalam pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, tidak mungkin adiknya dapat mendampinginya dalam kasus dugaan penistaan agama jika memang seorang notaris. Sehingga kini dia memberikan kebebasan kepada masyarakat menilai sendiri bagaimana kebenarannya.

‎"Makanya itu juga fitnah kasus Sumber Waras bilang adik saya notaris. Sekarang adik saya notaris dipanggil hakim menanyakan surat advokatnya bisa nggak notaris jadi pengacara? Makanya, sudah siaran langsung di televisi saja masih mau fitnah, kasian banget," kata Ahok di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).

Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, posisi adiknya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara bukan untuk main-main. Sebab Fifi merupakan salah satu anggota tim penasehat hukum dirinya.

"Sekarang bisa nggak notaris jadi pengacara, di depan hakim? kamu kira adik saya pakai baju pengacara itu bohong-bohongan, berarti adik saya hebat dong bisa buat hakim memberikan seorang notaris jadi pengacara. Fitnah melulu," tutupnya.

Sebelumnya, polemik sengketa Rumah Sakit Sumber Waras hingga kini masih terus bergulir. Direktur Utama Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW), Abraham Tedjanegara menuding adanya keterlibatan notaris Fifi disela proses pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI pada 2014.

"Notaris Fifi, setahu saya pernah diajukan," ujarnya saat jumpa pers di RS Sumber Waras (RSSW), Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (16/4).

Abraham menambahkan, Fifi yang merupakan adik bungsu dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ini mempunyai peran tidak sampai proses pembelian lahan seluas 3,6 ha berakhir.

Pembiayaan jasa Fifi, lanjut Abraham, juga masih menjadi kewajiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. "Jadi, atas kesepakatan, kita tunjuk Tri Firdaus," jelasnya.

Karenanya, YKSW menganggap Fifi tidak pernah ada dalam proses pembelian lahan berstatus hak guna bangunan (HGB) itu. Adapun penunjukkan Tri Firdaus, menurut Abraham, lantaran dianggap sebagai notaris tersohor.

Mengenai wilayah kerja Tri yang berada di bilangan Jakarta Selatan, bagi Abraham, juga bukan masalah untuk mengurus jual-beli RSSW yang lokasinya di Jakbar.

"(Transaksi) ini bukan akta jual beli (AJB), tapi pengalihan hak. Kenapa harus pengalihan hak? Karena badan hukumnya Yayasan dan yang beli pemprov," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP