Ahok tersanjung TemanAhok bikin gerakan cuti satu hari
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, ada gerakan yang ingin mengajukan cuti sehari. Tujuannya untuk dapat memenuhi kebutuhan verifikasi faktual sebagai mana diatur dalam Pasal 48 dalam Revisi Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 tentang Pemilu.
"Undang-Undang bilang verifikasi kalau didatangi enggak ada di rumah tiga hari harus datang ke PPS (Panitia Pemungutan Suara). Lalu mereka sekarang putusin, ambil cuti sehari deh, kita datengin PPS," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/6).
Gerakan ini tujuannya untuk mengajak warga yang telah mendukung mantan Basuki atau akrab disapa Ahok mendatangi PPS terlebih dahulu. Jadi, mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, gerakan cuti satu hari ini untuk mengantisipasi gagalnya tatap muka saat verifikasi.
"Sekarang lagi ngumpulin gerakan mau cuti hari biasa untuk datang ke PPS untuk mendaftar. Jadi sebelum diperiksa mereka mau daftar dulu nih, nanti buat yang enggak keburu datang diperiksa. Jadi mereka langsung mau datang nih," terangnya.
Bahkan, suami Veronica Tan ini menambahkan, TemanAhok juga tengah membuat gerakan untuk membantu verifikasi faktual ini. Rencananya mereka akan berada di setiap PPS kelurahan untuk membantu melakukan verifikasi.
"Ini kayak Bung Karno bilang, satu pemuda mengguncang dunia nih. Jadi ya udah, mereka (TemanAhok) udah mau bentuk tiap kelurahan mau hitung yang bisa dateng dan datengin," tutup Ahok.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya