Ahok tantang DPRD DKI turunkan dirinya sebelum Pilgub DKI
Merdeka.com - Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) meminta DPRD DKI Jakarta untuk mengajukan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi kembali jika langkah itu tidak lakukan.
Ahok santai dengan adanya rencana untuk menurunkan dirinya. Bahkan, dia mengharapkan langkah tersebut segera dilakukan sebelum dirinya mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2017.
"Kalau sekarang mau, HMP suruh gua turun, keburu pemilihan lagi," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/5).
Sebelumnya diberitakan, AMJU memberikan batas waktu selama tujuh hari kerja kepada anggota dewan untuk melakukan HMP. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik yang menerima mereka bersedia memenuhi permintaan tersebut.
"Pak Taufik sudah janji sama kita, 7 hari kerja kita datang lagi tanya progres kawan-kawan," ujar salah satu perwakilan di mobil komando, Jumat (20/5).
Taufik berjanji sejak Senin mendatang, dirinya sebagai pimpinan DPRD DKI Jakarta akan terus berkomunikasi hingga mendapatkan progres terkait permintaan HMP. Sementara setidaknya sudah ada dua partai yang setuju dengan langkah tersebut, Gerindra dan Golkar.
"Kita akan komunikasikan dulu, perwakilan Golkar, Gerindra kan sudah mau tadi di pertemuan, ya sudah tinggal fraksi partai lain yang harus dikomunikasikan," terangnya.
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini akan mengupayakan agar kuorum dari permintaan HMP ini. Hal ini dikarenakan ada partai seperti Partai NasDem dan Partai Hanura yang merupakan partai pendukung Ahok.
"Politik ini dinamis belum tentu, ya kita akan terus komunikasikan sama fraksi-fraksi," tutup Taufik.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya