Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok tak berniat ubah aturan soal sewa makam

Ahok tak berniat ubah aturan soal sewa makam Ilustrasi pemakaman. ©2012 Shutterstock/Kzenon

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, membantah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun komplek pemakaman mewah di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Sebab untuk membangun komplek pemakaman harus disesuaikan dengan Peraturan Daerah No 1 Tahun 2006 tentang Retribusi Daerah pasal 11 soal sewa tanah makan yang telah ditetapkan.

"Enggak juga, kita sudah sepakatin dalam Perda makam itu paling mahal Rp 100 ribu bayar distribusi untuk 3 tahun. Yang kelas 2 Rp 60 ribu dan kelas 3 Rp 40 ribu. Enggak ada niat kami mengubah itu," kata Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/10).

Ahok juga mengungkapkan alasan Pemprov DKI Jakarta tidak menggratiskan biaya sewa tanah makam, agar pihaknya dapat mengetahui data keluarga masyarakat yang meninggal di Jakarta.

"Enggak ada niat kami mengubah itu, kenapa kami tidak gratiskan saja uang begitu kecil, karena dalam rangka supaya kita mengetahui mana yang masih punya keluarga mana yang enggak," ungkap Ahok.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta pernah mengusulkan untuk membangun pemakaman yang diperuntukkan bagi kelas menengah-atas di Jakarta. Tapi rencana itu lama tak terdengar dan kini Ahok menegaskan hal itu belum diperlukan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP