Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok soal tarif angkutan: Sudah ada kesepakatan naik Rp 1.000

Ahok soal tarif angkutan: Sudah ada kesepakatan naik Rp 1.000 Terminal Kampung Rambutan. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta sudah memutuskan kenaikan tarif angkutan umum sebagai dampak naiknya harga Bahan Bakar Minyak sebesar Rp 1.000. Besaran itu juga disetujui Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

"Saya kira memang sudah ada kesepakatan kok, naik Rp 1.000. Yang penting ke depannya, angkot di Jakarta ini mau berada di bawah pengelolaan PT Transjakarta," jelas Ahok, sapaan Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/11).

Pengelolaan di bawah PT Transjakarta akan membuat pengusaha lebih tertib. Dia pun menjanjikan akan membayar para sopir dua kali lipat dari upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

"Tahun depan, sopir bisa dapat Rp 5 juta per bulan. Caranya bagaimana? Kamu harus ikut sistem rupiah per kilometer bukan sistem setoran yang membuat macet dengan ngetem sembarangan. Kalau pakai sistem rupiah per kilometer, ramai tidak ramai penumpang, kamu (sopir) tetap dapat gaji Rp 5 juta per bulan?" tutup Ahok.

Bila ada yang keberatan, Ahok menyarankan para pengusaha angkutan umum untuk mengganti BBM dengan BBG. Dengan begitu, lanjutnya, roda perekonomian tidak akan terganggu bila pemerintah meningkatkan harga BBM.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP