Ahok soal Sumber Waras: Lulung saja tanda tangan, salahnya di mana?
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, selalu berbicara semangat saat disinggung audit BPK terkait pembelian RS Sumber Waras yang telah diserahkan ke KPK. Dia lagi-lagi menegaskan proses pembelian lahan itu sudah sesuai prosedur terbukti dari adanya persetujuan DPRD DKI Jakarta dalam KUA-PPAS 2014.
"Saya dituduh enggak ada prosedur, kalau enggak ada prosedur enggak keluar di KUA-PPAS dong. H Lulung saja tanda tangan loh untuk menyetujui pembelian RS Sumber Waras, jadi salahnya di mana coba?" kata Ahok, sapaan Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/12).
Ahok yakin KPK mampu menyelidiki kasus ini. Dengan begitu dapat diketahui dirinya terlibat atau tidak.
"Dia (KPK) udah selidiki kok, bagus saya pikir justru ini saya bersyukur sekali untuk membuktikan bahwa saya tidak bersalah atau tidak. Saya yakin di KPK masih ada orang jujur, orang punya hati nurani, meski pimpinannya juga pasti terbelah juga," tambahnya.
Soal suara-suara yang menyebut dirinya layak jadi tersangka dalam dugaan mark up pembelian lahan tersebut, Ahok mengaku pasrah pada KPK. Asalkan, kata dia, ada bukti yang kuat.
"Saya bilang kalau sampe tersangka hebat sekali ya kan, Enggak gampang loh, kalau kamu lakukan, nekat, rusak kamu," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya