Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok soal audit Sumber Waras: Biar KPK putuskan, kita siap dipanggil

Ahok soal audit Sumber Waras: Biar KPK putuskan, kita siap dipanggil Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit terhadap pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapinya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sangat mendukung.

"Ya enggak apa-apa silakan aja. ‎Silakan saja KPK nanti memutuskan ada kerugian negara atau tidak. Silakan saja KPK putuskan. Kalau dari KPK merasa ini ada kerugian negara, panggil kami sebagai saksi, kita datang," kata Basuki sewot, Jakarta (7/12).

Sebelumnya, Ahok, sapaan Basuki, mengaku sudah menjelaskan kenapa harus membeli lahan RS Sumber Waras saat dipanggil BPK. Meskipun Dinas Kesehatan DKI tak merekomendasikan untuk dijual beli untuk pembangunan rumah sakit kanker.

"Saya bilang ke BPK, anda baca dulu. Saya enggak ngebet beli RS Sumber Waras. Kalau dia (yayasan Sumber Waras) enggak mau jual, ya saya enggak mau beli. Bagi saya yang penting Jakarta ada RS kanker dan jantung tambahan. RS yang ada udah penuh. Dia enggak bisa jawab saya. Saya ditanya, lalu kenapa beli? Orang dia (yayasan Sumber Waras) masukin surat, mau jual kemudian. Pake harga NJOP," tambahnya.

"Terus saya ditanya lagi, kenapa akhirnya kamu tidak jadi bangun rumah sakit jantung? Karena lahan Jamkesda enggak bisa nyambung dengan Tarakan. Akhirnya rumah sakit Tarakan kami manfaatkan lahan yang ada bangun RS jantung. Sekarang rumah sakit Tarakan sudah jadi rumah sakit jantung. Saya tadinya pindahkan ke Ragunan, Pasar minggu, jadi rumah sakit kanker. Ternyata dia (yayasan Sumber Waras) tawarin surat," beber dia.

Sedangkan soal harga lahan yang dianggap mark up, Ahok menegaskan dalam UU dan Pepres, lahan di bawah 5 hektar boleh dibeli harga pasar. Kemudia, yayasan Sumber Waras malah menawarkan dengan harga NJOP.

"Lalu saya dealnya harga apa? NJOP. Jadi bagaimana anda bisa curiga kami mempermainkan harga ini? Kamu kalau tanya kenapa Sumber Waras di Jl Kyai Tapa bukan di Tomang Utara? Ya dari saya dari lahir udah di Kyai tapa, lu tanya sama BPN dong, jangan sama gue. Mana gue tahu," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP