Ahok sindir lurah Kartini: Absen saja berani suruh anak buah bohong!
Merdeka.com - Leo Tantino dipecat sebagai Lurah Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dia dipecat karena melakukan manipulasi absensi.
Menanggapi ulah Leo, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, meminta anak buahnya selalu mengedepankan kejujuran.
"Absen aja udah berani nyuruh anak buahnya bohong," ujar Ahok di Balai Kota Rabu, (27/1).
Diklaimnya, selama ini dirinya telah membangun iklim kerja yang sehat. Tapi tindakan Leo merusak sistem kerja yang dibuatnya.
"Kira-kira anak buahnya Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) ikut bohong enggak? Kalau PPSU ikut bohong, ya rusak dong sistem saya. Mustinya mereka jadi model jadi panutan ngawasin semua pegawai" tambahnya.
Sebenarnya, lanjut dia, ulah setiap pekerja selalu dipantaunya. Dia juga mengaku punya data mana PNS yang bekerja dengan baik atau tidak.
"Saya sidakkan diam-diam, kalau malam kita lewat mana lihatin, lihat CCTV, langsung kelihatan kok yang mana bagus dan enggak bagus. Rumah saya lewat saja lu berani enggak bersihin. Kan saya tiap hari lewat. Kan gila aja ada air mampet aja enggak dibobok. Lurah kayak gitu mah diberhentiin aja," tegas Ahok.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya