Ahok sindir Abang-None jangan jadi pajangan, ini pembelaan Disbudpar
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta mengoptimalkan peran Abang-None (Abnon) Jakarta 2015 dalam sejumlah Jakarta. Dirinya berharap agar para Abang-None yang nanti terpilih, tidak hanya menjadi 'pajangan' saja.
Menanggapinya, Kepala Bidang Daya Tarik Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, pihaknya telah menjalankan apa yang diinginkan Ahok, bahkan sejak para finalis Abnon itu masih dalam masa karantina.
Salah satunya adalah, dengan melakukan acara bakti sosial di Panti Sosial kawasan Cipayung, Jakarta Timur, sebagai bentuk kepedulian sosial para finalis Abang dan None Jakarta tahun 2015.
"Abang dan None bukan saja menjadi Duta Wisata dan Budaya. Tetapi juga menjadi panutan dalam kegiatan kemasyarakatan dan sosial," ujar Cucu saat dihubungi merdeka.com, Jumat (14/8).
Selain itu, Cucu juga menjelaskan bahwa ada satu hal yang baru dalam ajang pemilihan Abnon 2015 kali ini. Hal itu adalah digunakannya media sosial Instagram, sebagai sarana dalam memilih Abang-None favorit dari ke semua finalis yang ada.
"Ini suatu hal yang baru dalam pemilihan Abang None Jakarta 2015. Abang None Favorit akan dipilih melalui media sosial, yaitu Instagram. Hal itu sudah dimulai sejak hari Selasa (4/8) lalu," pungkasnya.
Diketahui, puncak dari rangkaian kegiatan Pemilihan Abang-None Jakarta tahun 2015 ini, adalah prosesi Malam final yang rencananya akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Mal Kota Kasablanka, dan akan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun tv swasta pada hari Jumat (14/8) pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya