Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok sesumbar tahun 2016 seluruh Jakarta terpantau CCTV

Ahok sesumbar tahun 2016 seluruh Jakarta terpantau CCTV CCTV. shutterstock

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian, menilai pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di Jakarta masih kurang. Padahal keberadaan CCTV cukup penting untuk memantau situasi ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berjanji segera memenuhi kebutuhan CCTV di Jakarta. "Nanti semua kantor-kantor kan rata-rata sudah punya CCTV. Bagaimana CCTV itu bisa kita dapatin aksesnya oleh Kapolda. Makanya kita juga akan menyiapkan hibah kepada Polda Metro untuk membangun pusat kontrolnya," ujar Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8).

Ahok sesumbar program ini akan selesai pada 2016 mendatang. Tahun depan, dia memastikan seluruh sudut dan wilayah di pelosok Jakarta nantinya akan bisa dipantau, guna memantau dan menangani tindakan-tindakan kriminal yang terjadi di masyarakat.

"Kita harap sampe 2016 ini bisa terealisasi, di atas 6 ribu sampe 10 ribu. Kalau terintegrasi harusnya selesai (2016). Semua gedung-gedung kasih, bisa 10 ribu itu CCTV," pungkasnya.

Diketahui, pihak Polda Metro Jaya sebelumnya telah menyarankan kepada pihak Pemprov DKI Jakarta, untuk membuat Pergub atau Perda yang mengharuskan seluruh pengelola gedung memasang kamera CCTV tersebut. Nantinya, pengelola gedung yang telah memasang CCTV itu harus mengkoneksikan CCTV-nya, dengan sistem yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP