Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok sebut warga harus sedikit dipaksa soal pelarangan motor

Ahok sebut warga harus sedikit dipaksa soal pelarangan motor motor dilarang masuk jalan protokol. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyadari kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI berupa pelarangan sepeda motor untuk melintas di jalan protokol memang masih mengundang sejumlah kontradiksi di masyarakat. Hal itu dikatakannya usai mengikuti upacara gabungan antara Pemprov DKI, TNI, dan polisi, di Mako Marinir, Jalan Raya Cilandak KKO, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Pastilah, karena orang-orang itu sudah biasa pakai motor. Kita kan kalau mau mengubah sesuatu itu memang susah. Dulu waktu baru keluar mesin komputer aja, orang mau ganti mesin tik di kantor-kantor itu malas," kata Ahok di Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (19/1).

Namun, Ahok yakin bahwa dengan sedikit menerapkan kebijakan yang bersifat memaksa, polemik terkait pelarangan sepeda motor untuk melintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta itu dengan sendirinya akan redam. Apalagi, jika masyarakat sudah merasakan manfaatnya, maka dia yakin bahwa kebijakan itu akan bisa dimengerti dengan baik oleh mereka yang tidak setuju, terutama para pengguna kendaraan bermotor.

"Biasa kan, emang mesti dipaksa sedikit. Tapi nanti lama-lama orang akan tahu manfaatnya kok," kata Ahok.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP