Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok sebut TPS Bantar Gebang bermasalah

Ahok sebut TPS Bantar Gebang bermasalah TPA Bantar Gebang. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui belum memiliki senjata ampuh untuk menanggulangi masalah sampah di Ibu Kota. Salah satunya yakni tempat pembuangan sampah di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

"Bantar Gebang punya kami. Tanahnya punya kami, ada UPT-nya. Tapi masa mau buang sampah harus bayar Rp 123 ribu per ton. Saya juga bingung perjanjian kayak begitu," ujar pria yang akrab dipanggil Ahok itu, di Balai kota Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (11/4).

Menurut Ahok, meski dalam tiga tahun terakhir anggaran pengelolaan sampah ada Rp 1,2 triliun plus dengan biaya pengadaan kendaraan. "Itu untuk tiga tahun, jadi per tahunnya Rp 400miliar. Ini Rp 400 miliar dibayar ke Bantar Gebang," katanya.

Ahok menilai, perjanjian pembuangan sampah ke Bantar Gebang itu tak masuk akal. "Di Bantar Gebang itu masalah. Bagaimana bisa kita buang sampah di tanah kita tapi kita harus bayar ton," terangnya.

Untuk itu menanggulangi masalah itu,  kata Ahok, Pemprov DKI Jakarta berencana langsung membakar sampah. "Jadi tak perlu angkut-angkut lagi ke Bantar Gebang. Banyak tempat di tengah kota, Sunter ada, Cengkareng ada," pungkasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP