Ahok salah sebut partai, Fraksi NasDem protes interupsi
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, telah memberikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan dan RAPBD tahun anggaran 2016. Namun, saat dirinya selesai membacakan jawabannya di rapat Paripurna dan belum beranjak dari podium, ada dua interupsi yang dilayangkan oleh anggota DPRD DKI terhadap Ahok.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI, Bestari Barus, tak terima kata Ahok yang salah sebut partainya. Dalam pidatonya, Ahok mengatakan Partai Nasional Demokrat.
"Saya mengingatkan saja kepada saudara Gubernur. Penulisan yang benar itu Fraksi Nasdem bukan Fraksi Nasional Demokrat," kata Bestari di ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Sabtu (19/12).
Tak hanya Bestari yang melakukan interupsi, Politikus Golkar Ramli juga melayangkan hal yang sama. Ramli menanyakan soal boarding school untuk anak miskin yang belum dijelaskan oleh Ahok.
"Saya ada dua pertanyaan yang belum dijawab. Pertama terkait boarding school untuk anak miskin dan yang kedua tentang revitalisasi gedung olahraga yang sudah berusia 40 tahun dibangun sejak zaman Ali Sadikin," tanya Ramli.
Ketua DPR DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menerima dan menengahi interupsi tersebut. Kata dia, masukan dan saran tersebut akan dipertimbangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya