Ahok pilih UMP Rp 2,7 juta: Buruh bilang saya raja upah murah
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan kebutuhan hidup layak (KHL) 2014 sebesar Rp 2,5 juta, sedangkan upah minimum provinsi (UMP) 2015 senilai Rp 2,69 juta. Buruh yang tidak sepakat dengan nilai tersebut mengancam akan melakukan aksi di depan Balai Kota DKI Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempersilakan buruh demo di depan kantornya. Dia menegaskan, aksi tersebut tidak akan mengubah ketetapan yang telah diambil bersama, buruh, pengusaha dan Pemprov DKI Jakarta.
"Masa buruh minta Rp 3,3 juta lalu dirumus-rumusin? Ya enggak bisa dong. Kalau KHL putus, kami pakai rumus yang sama seperti saya ajarin Anda naikin KHL seperti apa. Sudah kami hitung Rp 2,7 juta," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/11).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, dia mempersilakan kepada buruh untuk melakukan aksi karena tidak melanggar aturan. "Paling buruh bawa-bawa keranda lagi bilang saya raja upah murah," tutupnya.
Dia menegaskan, rumus tersebut diambil dengan perhitungan kemungkinan inflasi 10 persen pada tahun 2015. Sehingga KHL dikalikan dengan 10 persen maka hasilnya sekitar Rp 2,7 juta.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya