Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok: Orang mulai marah nih, Stadium ditutup yang ABCD masih

Ahok: Orang mulai marah nih, Stadium ditutup yang ABCD masih Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta pemilik tempat hiburan malam di Jakarta tak terlibat pada peredaran narkoba. Jika tidak maka tempat hiburan malam yang dimiliki akan ditutup seperti Diskotek Stadium.

"Kalau yang punya nggak terlibat, nggak tau itu manajemen atau pegawai pasti bisa terlibat dong," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/5).

Ahok mengaku mendapat kritik dari masyarakat karena hanya menutup Stadium saja. Sebab, menurut masyarakat masih banyak tempat hiburan malam seperti Stadium.

Ahok juga mengaku akan berbicara dengan Kabareskrim Polri Komjen Pol Suhardi Alius soal adanya aparat yang 'bermain' di Stadium. Sebab, Ahok mendapat laporan adanya aparat yang 'bermain'.

"Orang mulai pada marah nih. Stadium ditutup, yang ABCD masih, terus kenapa nggak lo tutup, nah jadi ketahuan ada oknum aparat yang main juga ketahuan ada apa. Pak itu masih banyak tuh pak, kita dengar masih banyak oknum yang main tuh pak, dia bilang, eh hati-hati nanti ada razia, inikan jadi rahasia umum gitu loh," kata Ahok.

Ahok menegaskan tidak ada pejabat DKI atau Satpol PP yang bermain dalam perizinan dan jasa pengamanan di Stadium atau tempat hiburan malam lain yang ada transaksi narkoba.

"Kita akan bilang dan akan kita pastikan, tidak ada setoran kepada Satpol PP atau kepada Dinas Pariwisata kami," katanya.

Ahok optimis bahwa kerjasama baik antara Pemprov DKI dengan Kepolisian akan membuat Jakarta bebas dari narkoba.

"Sekarang kami tinggal ke aparat. Nanti Pak Suhardi (Kabareskrim) yang menjanjikan kerjasama dengan baik. Kita harap Jakarta bebaslah tempat hiburan tanpa narkoba," pungkasnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP