Ahok ngaku dari Sekda hingga lurah dikasih uang rutin per bulan
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan uang rutin sebesar Rp 100 juta kepada Sekretaris Daerah DKI, Syaefullah per bulan. Bahkan Ahok mengaku memberikan uang hingga ke tingkat lurah.
Menurut Ahok, uang ini bisa digunakan untuk sosialisasi ke masyarakat.
"Kalau itu, semua uang operasional saya itu. Saya bagi rata, sampai saya bagi ke lurah, supaya tidak memberatkan mereka kalau ada kawinan," ujar Ahok saat menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (2/5).
Ahok mengatakan, menjabat sebagai pemimpin daerah tentu banyak mengeluarkan uang. Hal ini menjadi alasan utama dia mengucurkan uang rutin kepada bawahannya.
"Karena saya merasakan sendiri miliar-miliar keluar uang. Kasihan dong kalau Sekda, wali kota, gaji pas, harus kita dukung," sambungnya.
Baca juga:
Ahok sindir ulah Saefullah di Pilgub 2012 & dana Rp 100 juta/bulan
Pembelaan Sekda DKI dituding Ahok gunakan Rp 100 juta untuk kampanye
Ahok ancam Anas Effendi: Kalau kerja tak beres, Isnawa wali kota!
Cerita Saefullah tak pikir jadi sekda saat Jokowi-Ahok menang pilgub
Ahok tantang pejabat DKI yang tak suka dirinya segera mundur (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya