Ahok minta Satpol PP tak segan usir aksi politik saat car free day
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menegaskan kembali pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day, CFD) di sepanjang Jalan Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman setiap hari minggu, harus bebas dari kegiatan politik dan kampanye apapun.
Dirinya bahkan sudah menginstruksikan kepada jajaran Satpol PP DKI, untuk langsung menindak kelompok manapun, yang melakukan kampanye dan aksi-aksi demonstrasi di ajang khusus berolahraga bagi warga DKI Jakarta itu.
"Saya udah kasih tahu sama Satpol PP untuk tindak tegas, enggak boleh itu," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8).
"Penanganannya harus langsung di lapangan, diusir, dibubarin," katanya menambahkan.
Diketahui, Ide awal mengenai pengaturan ulang larangan melakukan aksi politik di CFD itu, pada mulanya disampaikan oleh Deputi Gubernur bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman, Syahrul Effendi, dalam rapat pimpinan gabungan pada bulan Maret lalu. Hal itupun langsung disetujui oleh Ahok.
Sebab, pelaksanaan Car Free Day memang sudah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 119/2012, tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Kebijakan ini didukung oleh Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 380/2012, tentang Penetapan Lokasi, Jadwal, dan Tata Cara Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta.
Kebijakan itu menyebutkan, Car Free Day dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH. Thamrin, pada jalur lambat dan jalur cepat. Di tingkat kota administrasi, Car Free Day dilaksanakan satu kali dalam sebulan, di lokasi yang sudah ditentukan setiap Hari Minggu pada pukul 06.00-11.00 pagi.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya