Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok: Lu jangan coba-coba ganggu ideologi Indonesia

Ahok: Lu jangan coba-coba ganggu ideologi Indonesia Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut makna Hari Kesaktian Pancasila bagi dirinya adalah sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, atas kecintaan-Nya pada bangsa Indonesia.

Dirinya juga mengingatkan kepada siapapun agar jangan pernah coba mengubah landasan ideologi bangsa Indonesia. Sebab, dengan Pancasila Indonesia bisa bertahan dan terbentuk sebagai sebuah negara kesatuan yang besar hingga hari ini.

"Bagi saya, Tuhan sayang sama Indonesia. Jadi Indonesia didirikan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa itu, sampai sekarang," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/9) malam.

"Lu jangan coba-coba ganggu deh. Yang ganggu dan mau ubah, pasti gagal saja. Karena ada histori," katanya menambahkan.

Terkait banyaknya pendapat berbeda mengenai sejarah Hari Kesaktian Pancasila dan Gerakan 30 September yang menyelubungi hal tersebut sampai hari ini, Ahok mengaku dirinya enggan terlibat dalam perdebatan yang mendalam mengenai selubung sejarah itu.

Sebagai salah satu pamong negara, lanjut Ahok, dirinya hanya mendasarkan pemahamannya tentang sejarah Hari Kesaktian Pancasila itu, pada catatan sejarah yang dimiliki bangsa Indonesia hingga hari ini.

"Sampai sekarang, kita masih banyak tanda tanya macam-macam. Tapi kita masih tetap percaya pada catatan sejarah yang terjadi," pungkasnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP