Ahok koordinasi dengan Kemendag soal daging sapi jelang Lebaran
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah melakukan koordinasi dengan Menteri Perdagangan Thomas Lembong terkait pengadaan daging sapi. Koordinasi ini merupakan langkah pemerintah untuk mengantisipasi kebutuhan daging menjelang hari raya Idul Fitri.
"Kami mau tahu kepastian izin impor daging yang India. Kami pengen tahu kapan keluarnya dan kami juga berharap kalau keluar yang (daging) India itu ke industri jangan ke pasar," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta sebelum ke Kementerian Perdagangan, Kamis (14/4).
Bilamana daging tersebut langsung masuk ke pasar, maka harganya akan meluncur ke bawah. Padahal Pemprov DKI Jakarta telah berusaha untuk menahan harga tetap stabil, berkisar Rp 95 ribu hingga Rp 99 ribu. Terutama setelah suplai daging dari Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk ke Pasar Jakarta.
"Memang nggak turun, tapi masih tinggi ada di Rp 120 ribu. Kemarin malah ada yang Rp 140 ribu per kilogram, karena stok daging sapinya gak cukup," terangnya.
Ahok mengharapkan, dengan adanya daging dari India, akan menstabilkan harga. Terutama jika daging tersebut dikelola oleh industri. Dia memperkirakan harga daging selama bulan suci Ramadhan akan berada di kisaran Rp 100 ribu.
"Kami tidak ingin peternak rugi, tapi kami juga ngak pengen harga pengen harga sapi itu di bawah Rp 100 ribu," tuturnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya