Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok kesal pencairan dana KJP tahap dua lambat

Ahok kesal pencairan dana KJP tahap dua lambat Kartu Jakarta Pintar. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Bulan Desember ini, harusnya pencairan tahap kedua Kartu Jakarta Pintar (KJP) dilakukan. Tapi karena terbentur kendala, pencairan ditunda.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, sangat menyayangkan kejadian ini. Menurut Ahok, sapaan Basuki, keterlambatan itu karena dana yang dipakai diambil dari hibah dana operasional gubernur dan wakil gubernur.

"Itu sistem keuangannya hibah bukan seperti gaji. Itu kelemahannya di situ," ungkap Ahok usai mengisi Seminar Nasional dengan tema 'Membangun Profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Reformasi Administrasi Publik' di Gedung Makarti Bhakti Nagari, Jakarta, Selasa (3/12).

Menurut Ahok, harusnya pencairan itu bisa dilakukan setiap bulannya. Dengan begitu, keluar masuk keuangan dapat dikendalikan.

"Padahal kita pengennya tiap bulan cair, uangnya bisa dikasih sekaligus dan saya bisa mengontrolnya. Inginnya saya juga bisa mengontrol pengeluaran itu tapi tidak bisa," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, juga mengeluhkan keterlambatan itu. Padahal, pencairan tahap dua itu harusnya dipakai untuk periode Juli hingga Desember 2013.

"Mekanisme anggaran kita belum dapat memenuhi agar bisa tepat waktu," sesal Taufik.

Dalam setahun, pemprov menyediakan dana Rp 843 miliar untuk program itu. Dana itu dicairkan dua tahap.

"Saya lupa tepatnya. Pokoknya Rp 843 miliar itu bagi dua aja. Kira-kira segitu," tutupnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP