Ahok kesal Disparbud bikin festival miliaran dibanding urus museum
Merdeka.com - Satu tahun memimpin Jakarta, banyak kinerja dinas yang menjadi sorotan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Salah satunya adalah kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.
Ahok, begitu sapaannya, menilai selama ini Disparbud DKI Jakarta kurang memperhatikan kondisi museum-museum yang ada di DKI Jakarta. Katanya, Disparbud lebih sering mengadakan event-event dan festival yang memakan biaya yang besar dibandingkan mengurus museum.
"Misalnya Disparbud DKI, saya sudah katakan kita fokus bagusin museum. Soalnya museum kita lembap, ada yang tergenang. Masa museum kita yang tiap kali ada kelembapan air masuk ke dalam enggak bisa bikin selokan terus kasih pompa?" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (19/11).
Selain itu, mantan Politisi Gerindra ini juga dibuat kesal karena Suku Dinas dan Dinas sering terjadi bentrokan dalam menggelar suatu acara sehingga biaya yang dikeluarkan lebih besar.
"Ini bikinnya tuh festival dan event seharga Rp 3-5 miliar macam-macam. Sudin sama dinas juga selalu overlap. Saya bilang sama dinasnya, kenapa Anda tidak pelototin?," ungkapnya.
Oleh karena itu, Ahok menyatakan akan memangkas anggaran untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI dalam APBD 2016. Hal tersebut dilakukan agar anggaran yang ada dapat dialokasikan ke program-program strategis Pemprov DKI Jakarta.
"2014 mereka pesta pora festival 1,2 triliun lebih. 2015, saya enggak mau ribet Rp 700 miliar lebih kita potong. Bikin Festival Kota Tua Rp 5 miliar- Rp 10 miliar apa apaan di Ancol," terang Ahok kesal.
"Tahun ini kita potong dinasnya saja bisa tinggal Rp 150 miliar kalau tambah sudin-sudin semua ada itu Rp 9-10 miliar. Ya mungkin di bawah Rp 300 miliar saya kira Dinasparbud tahun ini," tutup orang nomor satu DKI ini.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya