Ahok kecewa Jakpro gagal bangun 'ducting system'
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Pemprov DKI tengah melakukan lelang pembangunan penataan kabel (ducting system) untuk mengatur kabel-kabel yang berseliweran di gorong-gorong.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Ahok mengatakan telah mengevaluasi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terkait lelang tersebut.
"Ducting tetap kita harus lelang makanya kita harus evaluasi PT Jakarta Propertindo," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (5/1).
Ahok mengaku kesal dengan PT Jakpro yang tidak dapat mewujudkan rencana Pemprov DKI dalam proyek penataan kabel-kabel di Jakarta. Untuk tahun depan, katanya, akan dilakukan lelang konsolidasi.
Selain itu, Ahok akan mempercayakan Dinas Bina Marga untuk menggarap proyek ducting sistem ini. Namun, mantan politisi Gerindra ini meminta kepada pihak Bina Marga untuk berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar pengerjaan proyek berjalan lancar.
"Sudah jalan. Kerjasama sama PLN sangat baik. Yang ikut enggak jelas. Makanya sekarang kita pengen lelang konsolidasi," jelasnya.
Ditambahkannya, pembangunan saluran utilitas (ducting system) ini akan berada di lokasi terpisah dengan saluran air. Nantinya, Seluruh kabel-kabel galian disatukan dalam satu ducting system ini.
Untuk diketahui, ducting adalah instalasi yang digunakan untuk menampung kabel-kabel berbagai fungsi. Selama ini, kabel-kabel utilitas itu berserakan di jalanan, tak jarang kabel-kabel ini mencuat di permukaan tanah dan membahayakan masyarakat.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya