Ahok: Kalau saya dipecat akan tercatat dalam sejarah
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku pasrah jika dirinya dilengserkan oleh DPRD DKI melalui Rapat Paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP). Bahkan, Ahok, sapaan dia, percaya diri pemecatannya nanti akan tercatat dalam sejarah.
"Kalau memang dipecat ya dicatat sejarah, 'Ahok Gubernur DKI dipecat DPRD', ya bagus dong. Tercatat sejarah juga," ucap mantan bupati Belitung Timur itu, di Balai Kota, Kamis (5/6).
Ahok menambahkan, jika memang dipecat itu merupakan garis nasibnya. Bahkan Ahok pun siap jika tidak menjadi orang nomor satu lagi di Jakarta.
"Ya tergantung nasib garis tangan saja kan? Kan kekuasaan di tangan Tuhan, kalau dikatakan selesai ya selesai," kata Ahok.
Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta rencananya akan melanjutkan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) pada Rapat Paripurna nanti. Namun hal itu masih belum bisa terealisasi lantaran dua fraksi yaitu PDIP dan Hanura menolak hak angket tersebut.
Wakil Ketua DPRD, M Taufik mengatakan, pembahasan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) ini akan diagendakan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang digelar dalam waktu dekat ini. Jika 3/4 fraksi setuju, maka nasib Ahok berasa di ujung tanduk.
"Kalau Hanura setuju HMP belum bisa dilanjutkan, tapi kalau PDI Perjuangan bergabung sama kita, di Paripurna akan diagendakan HMP," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya