Ahok ingin ada peninggalan selama jadi Gubernur DKI
Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok ingin dikenang oleh warga ibu kota sebagai gubernur yang berhasil. Sehingga jika nantinya Ahok tidak terpilih lagi menjadi gubernur, dia tetap dikenang masyarakat.
Ahok berjanji fokus kerja di sisa masa baktinya sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga Oktober 2017. Ini jadi alasan Ahok tidak menggunakan tiga bulan masa kampanye Pilgub DKI.
Ahok menambahkan, dengan mempercepat pembangunan maka semakin banyak proyek infrastruktur terselesaikan. Dengan demikian dia memiliki kesempatan untuk meresmikannya.
"Sebelum saya keluar Oktober, saya mau menghasilkan bukti peninggalan dari Gubernur Ahok. Jadi orang ingat nih yang ngeresmiin ini si Ahok, yang ngerjain ini si Ahok nih. Ya sudah, enggak jadi gubernur lagi enggak apa-apa," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/8).
Ahok berencana mengajukan judicial review terhadap Pasal 70 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 yang mengatur cuti petahana dalam Pilkada. Mantan Bupati Belitung Timur ini menganggap, cuti adalah haknya sebagai petahana. Sehingga saat dirinya tidak ingin kampanye, maka tak perlu cuti.
"Petahana itu harus kerja berapa tahun? 5 tahun, sama dengan 60 bulan. Kalau kamu kurangin 4 bulan, itu melanggar Undang-undang kamu sendiri," kata Ahok.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya